surat dari setan

SURAT DARI SETAN UNTUK MU

Dear…
perkenankan, aku Iblis yang dikutuk oleh Allah..

Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu.
Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu
Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan “Bismillah” sebelum memulai santapanmu, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ke tempat tidurmu.

Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak mengubah cara hidupmu.
Hai Jahil, Kamu millikku.
Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama, dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu .
Malah aku masih membencimu, dan ingin memasukkanmu ke dalam neraka bersamaku.

Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu di hari depan.

Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku, dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka.
Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH.

Aku benar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada NYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kita jalani.

Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, berbuat munafik, makan sekenyang-kenyangya, guyon2an jorok, bergosip, manghakimi orang, menghujat orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua, tidak menghargai masjid, berperilaku buruk.

Aku tahu sebenarnya kau enggan melakukan dosa-dosa itu, tapi aku selalu mendatangimu dari segala sisi dan membisikimu. kau pun tergoda untuk berbuat dosa lagi, maka ketahuilah, kau semakin dekat dengan ku dan semakin jauh dengan Allah dan syurgaNya.

Aku ingin mengucapkan ‘TERIMAKASIH’ karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.

Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.
Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.
Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.
Kamu sudah 19 tahun lebih tua.

Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu.
Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit.
sungguh, orang yang bertaubat sangat membuatku khawatir.

Memperingati orang bukan tabiatku, tapi di usiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh. kau sudah dewasa, sudah bisa berfikir mana yang baik dan mana yang buruk.
Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu.
Selamanya.

Regards,
yang membencimu
Iblis

Sumber: http://abiridha.multiply.com/journal/item/11

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s